Berbagi Mimpi Di Pulau Sebatik (Day I)

January 07, 2015

Saya merasa belum cukup ilmunya kalau saya menulis blog sepanjang dan sebagus blogger lainya. 

Tapi kali ini saya ingin bercerita tentang perjalanan saya ke Nunukan, Kalimantan Utara pada bulan Oktober tahun 2014 lalu. Perjalanan yang akan memakan waktu 5 hari. lumayan panjang waktunya untuk explore daerah ini. Semoga !

Sebelum melakukan perjalanan kali ini saya penasaran dengan Nunukan. Nama yang cukup asing di telinga saya membuat saya googling untuk mengetahui info lanjutan tentang daerah ini. Buka google maps juga untuk melihat peta lokasi langsung. Guess what? yang tadinya saya berfikir bahwa akan ada warna biru langit, yang saya lihat hanya hijau hampir di seluruh image yang saya googling. Hmmm, semakin penasaran rasanya untuk sampai ke Nunukan.

Ada banyak pelajaran berharga yang tidak bisa di ukur dengan uang. Tetapi pengalaman berarti ini sangat sayang kalau tidak saya share disini. (Dengan banyak foto bagus tentunya) *wink

~


Siang itu cukup terik di Tarakan. Kami langsung menuju pelabuhan untuk melanjutkan perjalanan ke Nunukan. Dengan menggunakan boat, saya langsung berebut bangku. Thank God saya dapat spot langsung di depan kiri, di samping jendela, Perfect ! 






Karena cuaca cukup panas, kami sudah seperti ikan pepes teri di dalam boat. Hahaha !
Waktu tempuh menuju Nunukan sekitar 2-3 jam. Dan sudah ketebak saya menggunakan waktu tersebut untuk apa ?

Hah ? Ambil stok gambar ?

Salah !! Saya TIDUR !! ~

Sampai di Pelabuhan Tanah Merah, Nunukan sudah menjelang sore. Lalu kemudian lanjut lagi perjalanan menuju Pulau Sebatik. Perjalanan ini menggunakan perahu Katingting namanya. Perahu kecil yang saya pun agak ngeri naik di dalamnya. Tapi menurut saya ini adalah challenge karena ini sesuatu yang baru. So i jump in ! Kami membawa paket buku-buku untuk para guru dan anak-anak di Pulau Sebatik. Lumayan juga bawa paket buku dan merchandise dengan tangan kosong alias saling bahu membahu dengan di bantu para abang-abang yang bekerja sebagai kuli panggul di Tarakan dan Nunukan.


   





Beda dengan perjalanan saya dan teman-teman ACI 2011 membawa kurang lebih 300kg buku-buku ke Tambora 2 tahun lalu. Buku kami paketkan ke Lombok. Kemudian kami mengatur meeting point di tempat yang masing-masing dari kami mampu menjalaninya. Kebetulan saya, suami dan satu teman menggunakan motor bebek untuk overland ke Bali. Motor kami taruh di Padangbay, lalu kami menyebrang ke Lombok. Disana sudah ada salah satu teman yang stand by bersama buku-buku dan juga 2 mobil untuk kemudian melanjutkan perjalanan roadtrip ke Tambora, Nusa Tenggara Barat.

(Eh, ini bicara perjalanan ke Nunukan lho, Gris ! )

Oke, lanjutkan !!

Saya berfikir hanya ingin cepat sampai karena kulit ini sudah sangat lengket dan perlu berendam. (Gaya bener dah ah !)

Pulau Sebatik. Ya ! Perbatasan antara Indonesia dan Malaysia. Langkah kecilku akhirnya menginjak tanah Sebatik ! Tidak percaya saya akan sampai kemari. Sama sekali tidak pernah terbersit bahwa saya akan punya kesempatan langka untuk menikmati hari-hari di Sebatik. Aaah ! (lebay ah !)




Sesampainya di Dermaga Bambangan, Sebatik kami sudah di sambut dengan 2 mobil Avanza dan Kijang Inova baru. Mobil semacam inilah yang menjadi angkutan umum disana. Umumnya di sewakan untuk orang-orang jauh seperti saya dan teman-teman yang visit kesana. Sudah menjelang senja. Senja disini serasa cepat.

Jalanan sudah mulai gelap. Benar saja, saya tidak bisa melihat apapun di kanan kiri saya. Hanya perkebunan sawit yang hijau sepanjang perjalanannya. Jarak menuju Kota Sebatik tidak begitu lama. Paling hanya memakan waktu 20-30 menit. Sempat ketiduran di mobil karena terlalu lelah dengan perjalanan yang tidak berhenti bersambung. Lalu akhirnya kami berhenti di Hotel. Hotel (A) namanya. Salah satu Hotel terbaik yang saya tempati untuk 3 hari kedepan. (review hotelnya setelah cerita ini ya) Saya mau istirahat dulu. Besok akan mengunjungi sekolah-sekolah di Sebatik. Ah ! senangnya bertemu anak-anak lagi.

See you !

~

Foto-foto dokumentasi pribadi @griskiw


You Might Also Like

0 comments

Instagram

Subscribe