Melinting Daun Lontar, #sumbawa 2015

February 05, 2015

Malam itu kelompok dua mendapat tempat untuk bermalam di rumah Bapak Haji Muhammad Abdul Razak. Beliau tinggal beserta istri, anak dan menantu. sudah pukul 10:00 lewat, tapi mata kami belum juga mau terpejam.


(dok. Lalu Budi Karyadi)

Di semua jadwal visit, mengunjungi orang-orang lokal adalah favorit saya. Saya tipe orang yang 'Tak kenal maka tak sayang' kalau sudah berurusan dengan masyarakat lokal. Saya bisa menjadi diri saya sendiri seutuhnya. Tanpa pandang bulu bercerita tentang hidup yang tak ada ujungnya. Bercerita tentang apa saja yang sudah di alami dan dibagikan untuk sekedar menginspirasi. 

Malam itu kami masih merasa malu-malu satu sama lain saat tiba di rumah Pak Abdul Razak. Kemudian saya banyak bertanya tentang anggota keluarga serta background mereka hanya sekedar ice breaking. Lalu disambut dengan Mas Dhave yang banyak bertanya dan akhirnya banyak melucu. Saya rasa Mas Dhave ini setengah komedian. Sembari bersenda gurau, Mas Dhave juga banyak ngobrol dan ngelucu. Jadi ngantuk dan gak kepingin makan jadinya. Padahal saya lapar sangat.. :( 


(dok. Lalu Budi Karyadi)

~

Tampak menarik perhatian saya kepada rokok yang di pakai Pak Razak ini. Beliau melinting sendiri rokoknya dengan menggunakan daun lontar yang Amboiyyy rasanya ! Karena di grup bootcamp ini hanya saya perempuan metal yang merokok, langsung saya tertarik juga untuk ikut melinting dengan menggunakan daun lontar tersebut. Dengan sabar Pak Razak mengajari saya cara melipat daun lontarnya dengan lancar jaya. Sesekali dia mengecek cara saya melinting sudah sama dengan dia atau belum.

Jadilah malam-malam buta saya kesenengan melinting rokok dari daun lontar. Jontal, sebutan rokoknya disini. Sedikit rokoknya saja sudah membuat tenggorokan saya tercekik. Saya gak heran kalo Pak Razak masih ok banget kesehatannya sampai hari ini. Keren bookkk ngerokoknya kuenceng bener ! hahaha ! :D 



Saya sangat ambisius ikutan melinting Jontal bersama Pak Razak 

Ini lho hasil lintingan saya. Haha, imma Pro ! 




Ya! begitu mahalnya rasa penasaran yah ? 
Semua yang berbau lokal dan beda itu cukup menarik perhatian saya. Sesuatu hal baru yang bisa di serap untuk kemudian di bagikan lagi ke orang banyak. Well, baiknya dilihat bukan dari merokoknya ya, katanya merokok itu merugikan kantong dan kesehatan kan. Tapi menurut saya, hal baik itu harusnya di bagi, bukan ? 


Related video dari Mas Dhave bisa di cek disini : 





Foto-video koleksi @griskiw , @DhaVers , Lalu Budi Karyadi ( @NewmontID ) 




You Might Also Like

2 comments

  1. Asyek malah sayaa ngg nyobain rokoknya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. asyeekkkk, komen perdana di blog saya yaayyy !!!

      Delete

Instagram

Subscribe